JUAL BELI BIBIT UDANG DENGAN SISTEM TAKARAN DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH
Studi Kasus Di Desa Purwodadi Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik
DOI:
https://doi.org/10.58293/esa.v7i2.133Kata Kunci:
Jual Beli, Bibit Udang, Fiqih Muamalah, Bai’ Juzaf, Urf ShahihAbstrak
Penelitian ini mengkaji praktik penjualan beli bibit udang vaname di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, yang dilakukan dengan sistem takaran lokal yang tidak menggunakan alat ukur konvensional, yakni satuan rean (±5.000 ekor per kemasan). Sistem ini menggunakan metode estimasi atau penaksiran, bukan pengukuran, dan telah menjadi kebiasaan umum di kalangan petambak setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi kritis untuk memahami praktik tersebut dari perspektif fiqih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jual beli dengan sistem rean tetap sah secara syar'i selama memenuhi rukun dan syarat akad, seperti kecerahan objek, kerelaan kedua belah pihak, serta kecakapan hukum para pelaku transaksi. Praktik ini termasuk dalam kategori bai' juzaf, yaitu penjualan beli berdasarkan taksiran tanpa ukuran pasti, yang dibolehkan dalam fiqih dengan syarat-syarat tertentu. Karena telah menjadi kebiasaan masyarakat yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, sistem ini ditetapkan sebagai 'urf shahih. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan fiqih yang adaptif agar prinsip syariah tetap kontekstual dalam praktik ekonomi masyarakat.
Referensi
Abd al-Majid Abdullah Dyh. (2005). Al-Qowa’id wa al-Dhawabith al-Fiqhiyyah li Ahkam al-Mabi’ fi al-Syari’iyah al-Islamiyyah. Dar al-Nafa’is.
Al-Fikri. (t.t.). Al-Muamalah al-Madiyah wa al-Adabiyah. Dar al-Fikr.
16 Lajnah Pentashih Mushaf Al-Quran, Al-Quran Dan Terjemah (Jakarta: Jabal Raudhotul Jannah, 2010), hal. 65.
Ali Haidar. (1991). Durar al-Hukkam Syarh Majallat al-Ahkam (Vol. 1). Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.
Al-Shadiq Muhammad al-Amin al-Dharir. (1990). Al-Gharar wa Atsaruhu fi al-’Uqud fi al-Fiqh al-Islami. Universitas Khurtum.
al-Syafi’i, M. ibn I. (1951). Musnad Al-Syafi’i: Vol. Juz 2. Dar al-Kitab al-ilmiyah.
Athiyah Adlan Athiyah Ramadhan. (2007). Mausu’at al-Qawa’id al-Fiqhiyyah al-
Munazhzhamah li al-Mu’amalat al-Maliyyah al-Islamiyyah wa Dauruha fi Taujih al-Nazhm al-Mua’asirah. Dar al-Aiman.
Bahrudin, Moh. (2019). Ilmu UshulL Fiqh. CV. Anugrah Utama Raharja.
Ghazaly, H. A. R., Ihsan, H. G., & Shidiq, S. (2010). Fiqh muamalat (Cet. 1). Kencana Prenada.
Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Fenomenologi Kajian Filsafat dan Ilmu Pengetahuan (Cetakan Pertama). Literasi Nusantara.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (t.t.). Mushaf Al-Qur’an Digital Kementerian Agama RI. Quran Kemenag. Diambil 5 Juni 2025, dari https://quran.kemenag.go.id/
Lajnah Pentashih Mushaf Al-Quran. (2010). Al-Quran dan terjemah. Jabal Raudhotul Jannah.
Miswanto, A., & Ag, S. (t.t.). USHUL FIQH: METODE IJTIHAD HUKUM ISLAM.
Mubarok, J. & Hasanudin. (2018). Fikih muʼamalah maliyyah (Cetakan ketiga).Simbiosa Rekatam Media.
Muhammad Taqiy al-’Utsmani. (2015). Fiqh al-Buyu’ ’ala al-Mdzahib al-Arba’ah ma’a Tathbiqatihi al-Mu’ashirah Muqaran bi al-Qawanin al-Wadh’iyyah (Vol. 1). Maktabah Ma’arif al-Qur’an.
Mushtahafa Ahmad al-Zarqa. (1999). Al-Fiqh al-Isami fi Tsawbihi al-Jadid; al-’Uqud al-Musammahu fi al-Fiqh al-Islami “Aqd al-Bai.” Dar al-Qalam.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Ed. 3; Cet.2). Alfabeta.
Suhendi, H. H. (2002). Fiqh muamalah: Membahas ekonomi Islam kedudukan harta, hak milik, jual beli, bunga bank dan riba, musyarakah, ijarah, mudayanah, koperasi, asuransi, etika bisnis dan lain- lain. PT RajaGranfindo Persada.
Syafe’i, R. (2001). Fiqih Muamalah. Pustaka Setia.
Uasamah Musa Sulaiman Ighbariyyah. (2013). Bai’ al-Juzafa wa Tatbiqatuhu al- Mu’ashirah fi al-Fiqh al-Islami wa Qanun al-Madani al-Ardani. Universitas al- Najah.
Wahbah al-Zuhaili. (2006). Al-fiqh al-Islami wa Adillatuhu: Vol. V. Dar al-Fikr.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Syadidul Itqon, Muhammad Ala'uddin, Muhammad Shaiful Umam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


