Problematika Pembagian Harta Warisan Dalam Tradisi “Sangkolan” Pada Masyarakat Madura Perantauan

( Studi Kasus Di Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember )

Penulis

  • Suparjo Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso

Kata Kunci:

Tradisi, Warisan, Masyarakat

Abstrak

Kehidupan dalam masyarakat adat sangat erat dengan sistem kekeluargaan dan kekerabatan. Dengan demikian, tidak menutup
kemungkinan menimbulkan permasalahan yang berkaitan dengan kepentingan pribadi seperti permasalahan pembagian tanah warisan, yang sering kali menimbulkan perselisihan dalam lingkungan keluarga. Masyarakat adat yaitu kesatuan masyarakat yang teratur dan tetap di mana anggotanya tidak hanya terikat pada suatu kediaman atau wilayah daerah tertentu. 

Pembagian warisan dengan menggunakan sistem hukum adat bukan tidak menimbulkan masalah. Dari data yang dihimpun peneliti, perkara sengketa warisan di Pengadilan Agama kabupaten Jember menunjukkan bahwa sengketa waris masih menjadi kasus terbanyak yang disidangkan. Dalam penelitian ini, peneliti bermaksud untuk mengurai dan mencari akar masalah serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang kerap kali dihadapi oleh masyarakat yang masih menggunakan hukum adat sangkolan. 

Penelitian ini mengungkap berbagai probelimatika yang terjadi dalam praktik tradisi “ sangkolan” yang berakibat buruk dalam hubungan sosial masyarakat. Dengan penelitian ini, peneliti menemukan berbagai problematikan yang perlu segera diselesaikan baik melalui media ataupun dengan cara musyawarah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Nur Nafa Maulida Atlanta, Dominikus Rato dan Emi Zulaika, 2018. Studi Komparasi Hak Waris dalam Hukum Adat dan Islam di Masyarakat Madura Perantauan Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember,(Jurnal Lentera Hukum, Volume 5 Issue 3

Ahmad Ibrahim, 2010.Menyelesaikan Sengketa Pembagian Harta Warisan Melalui Peran Kepala Desa, Jurnal Hukum,Universitas Gorontalo,

Asri MAwaddah, I., Taufik, & Holid, M. (2019). DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP PSIKOLOGI ANAK DI DESA SULEK TLOGOSARI BONDOWOSO. ASA, 1(1), 12–28. Diambil dari https://ejournal.stisabuzairi.ac.id/index.php/asa/article/view/2

Hilman Hadikusuma. 2003.Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia, (Bandung: CV Mandar Maju

Banakar, Reza and Max Traves (editor).2005. Theory and Method in SocioLegal Research: A Series published for The OṄATI institute for the sociology of law.Oxford and Portland Oregon: Hart Publishing.

Ahmad Warson Munawir, 1984.“Kamus Arab – Indonesia”,(Surabaya: Penerbit Pustaka Progressif.

Ibn Manzhur,1386. “ Lisanul Arab”,Beirut : Darul Fikri.

Syahdan,2016. “ Pembagian Harta Warisan Dalam Tradisi Masyarakat Sasak, “ (PALAPA:Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Volume

Nomor 2 (2016) November

Ibnu Katsir ,1994.” Tafsir Al-Quran Al Karim ”.Beirut: Darr Kutub Ilmiyah.

At.Thabari.1984.” Jamiul Bayan Fi Tafsiril Qur’an”.Beirut: Muassaah Arrisalah

Abdullah Muhammad Bin Ismail Al-Bukhari.1998., “ Jamius Shahih”.Beirut: Darr Kutub Ilmiyah.

Ibnu Hajar Al –Asqolani.tt.” Fathul Bari Min Syarah Shahih Bukhori Juz

”.Beirut: Darr Afkar Addaulah

Muhammad Hasby Asshidiqi,1999. “ Fiqih Mawarist”.Semarang : Pustaka Riski Putera.

Anshary MK.2013. “Hukum Kewarisan Islam: Teori dan

Praktiknya”.Yogyakarta: Pustka Pelajar.

Mustofa Hasan.2017.“ Pengantar Hukum Keluarga”.Bandung: Pustaka

Setia.

ADI SUWARNO, S., & Rizqi Rachmawati, A. . (2020). KONSEP NAFKAH DALAM KELUARGA ISLAM: TELAAH HUKUM ISLAM TERHADAP ISTRI YANG MENCARI NAFKAH. ASA : JURNAL KAJIAN HUKUM ISLAM, 2(1), 1–23. Diambil dari https://ejournal.stisabuzairi.ac.id/index.php/asa/article/view/7

Unduhan

Diterbitkan

02-08-2021

Cara Mengutip

Adi Suwarno, S. (2021). Problematika Pembagian Harta Warisan Dalam Tradisi “Sangkolan” Pada Masyarakat Madura Perantauan : ( Studi Kasus Di Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember ). ASA, 3(1), 1–14. Diambil dari https://ejournal.stisabuzairi.ac.id/index.php/asa/article/view/27

Terbitan

Bagian

Artikel