PERNIKAHAN DINI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.58293/asa.v5i2.75Kata Kunci:
Pernikahan Dini, Hukum Islam, Hukum PositifAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pandangan hukum Islam dan hukum positif mengenai pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan mengumpulkan data dari sumber primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Islam, pernikahan dini tidak memiliki batasan usia asalkan memenuhi syarat sah menurut fikih. Namun, menurut hukum positif, batas usia untuk menikah adalah 19 tahun untuk laki-laki dan perempuan. Kendala dalam mengatasi fenomena pernikahan dini terkait dengan peraturan perundang-undangan yang seringkali tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat mayoritas. Untuk meminimalisir pernikahan dini, perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan penguatan peran hukum keluarga Islam dalam peraturan perundang-undangan yang lebih sesuai dengan nilai-nilai sosial masyarakat.
Unduhan
Referensi
Abdurrahman. Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. ed. 1. cet.1. Jakarta: Akademika Pressindo, 1992.
Al-Ghifari, Abu, Pernikahan Dini Dilema Generasi Extravaganza, Mujahid Press Bandung, 2002.
Ahsin W. Al-Hafidz, Fikih Kesehatan, cet. Ke-2 (Jakarta: AMZAH, 2010)
Astrian Widiyantri, “Pernikahan Dini Menurut Perspektif Pelaku Pada Masyarakat Desa Kertaraharja Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi”, Skripsi tidak diterbitkan, Jurusan Syariah UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta, 2011.
Al-Zuhaily, Wahbah. al-Fiqh al-Islami Wa Adillatuhu. Juz VII. Damsyiq: Dar al- Fikr, 1989.
Azizi, A Qodri, Redifinisi Bermazhab dan Berijtihad : Al-Ijtihad al-ilm al-Asri, Pidato pengukuhan guru Besar dalam bidang Ilmu Hukum Islam IAIN Walisongo Semarang, 2003.
Rofiq, Ahmad. Pembaharuan Hukum Islam di Indonsesia. Jakarta: Gama Media, 2001.
Rofiq, Ahmad., Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995.
Jaziri, Abdurrahman Al, Kitab Fiqh „ala Mazhab al-Arba‟ah, Juz. IV, Mesir: al
Maktabah al –Tijaroh al-Kubro, 1969.
Musa, Muhammad Yusuf, Aḥkām al-Aḥwāl asy-Syakhşiyyah fi al-Fiqh al-Islāmī, Mesir: Dār al-Kitāb, 1376 H/ 1957 M.
Ramulyo, Muhammad Idris, Hukum Pernikahan Islam, Suatu Analisis dari Undang-undang No. 1 tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1999
Soebani, Beni Ahmad, Metode Penelitian Hukum, Bandung: Pustaka Setia, 2008
Undang-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974, Semarang: Aneka Ilmu, 1990.
Yunus, Mahmud, Hukum Perkawinan dalam Islam, cet. ke-4, Jakarta: Al-Hidayat, 1986.
Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Zaadul Ma’ad, juz I, Yogyakarta, Pustaka Azzam,
Ibnu Al- Atsir, Usdul Ghobah, juz III, Maktabah Syamilah
Idris Ramulyo, Tinjauan Beberapa Pasal UU No. 1 tahun 1974 dari segi hukum perkawinan Islam, PT. ICH.
Idris Ramulyo, Hukum Perkawinan Islam; Suatu Analisis Dari Undang-Undang No. 1 tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1996.
Indonesia. Undang-Undang Tentang Perkawinan. UU No. 1, LN No. 1 Tahun 1974, TLN No. 3019.
Indonesia, Kompilasi Hukum Islam, Instruksi Presiden RI, No. 1 tahun 1991
Indonesia. Peraturan Pemerintah Tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan, PP No. 9 tahun 1975, LN No. 12 tahun 1975, TLN No. 3050.
Intruksi Presiden RI. No. 1 tahun 1991. Tentang Penyebaran Kompilasi Hukum Islam (KHI).
Keputusan Menteri Agama. No. 154 tahun 1991. Tentang Pelaksanaan Intruksi Presiden RI No. 1 tahun 1991.
Mahmud Yunus, Hukum Perkawinan Dalam Islam, cet. 15, Jakarta: Hidakarya
Agung, 1996.
Sayuti Thalib, Hukum Kekeluargaan Indonesia, cet.5, Jakarta: UI-Press, 1986.
Wahbah al-Zuhaily, al-Fiqh al-Islami Wa Adillatuhu, juz VII, Beirut: Dar al-Fikr,
Junus, Mahmud. 1964. Hukum Perkawinan dalam Islam. Cetakan ketiga. Pustaka Mahmudiah. Jakarta.
Ramulyo, M. Idris. 1984. Beberapa Masalah Tentang Hukum Acara Peradilan Agama dan Perkawinan Islam. Hill.Co. Jakarta.
Udi Mufradi Mawardi, Teologi Pernikahan (Serang: FUDpress, 2016)
Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, Kementriaan Agama R,I, Himpunan Peraturan Perundang-undangan dalam Lingkungan Peradilan Agama (Jakarta: Al-Hikmah, 2001)
Maimun, Pernikahan Di Bawah Umur Di Kalangan Orang Sumatra, Studi Kasus Di Kelurahan Karang Ketuan, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II, Kota Lubuk Linggau Sumatra Selatan Tahun 2004-2006, Skripsi, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga, 2007.
Harian Kompas, Pernikahan Dini Langgar Hak Anak, (Jum’at 11 Nopember 2011
M. Quraish Shihab, Tafsir al Misbah (Jakarta: Lentera Hati, 2005).
Abdullah Muhammad bin Ismail al Bukhari, Shahih al Bukhari, Juz V (Beirut : Dar al-Kitab al ‘Ilmiyyah, 1992).
Muhammad Jawad Mughniyyah, al-Ahwal al-Syakhsiyyah (Beirut: Dar al-'Ilmi lil Malayain, tt)
Ibn Qudamah, al-Mughni, (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Juz VII, t.t.)
Husain Muslim bin al-Hajjaj, Shohih Muslim, Juz I (Bandung : Dahlan, t.t.)
Mahmud Yunus, Hukum Perkawinan dalam Islam (Jakarta: Hidakarya Agung, 1985)
Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Zaadul Ma’ad, juz I, (Yogyakarta, Pustaka Azzam, 2000)
Ibnu Al-Atsir, Usdul Ghobah, juz III, (Maktabah Syamilah, tt)
Ibn Hajar al-Asqalani, (Fathul-Bari Syarah Shohih Al-Bukhori, tt), juz V, hal. 310
Wahbah al-Zuhaili.. Fiqh Islami Wa Adillatuhu. juz IX. (Beirut: Dar al-Fikr,1989)
Nasution, Khoiruddin, Status Wanita di Asia Tenggara; Studi terhadap Perundang- undangan Muslim Kontemporer di Indonesia dan Malaysia, Jakarta-Lieden: INIS, 2002, h. 274
Ubaidillah, U. (2023). THE PAMUGIH TRADITION IN MADURESE MARRIAGE CULTURE AND ITS IMPLICATIONS FOR THE SAKINAH FAMILY. At-Turost: Journal of Islamic Studies, 13-32.
Ubaidillah, U. (2021). Ijtihad Imam Asy-Syafi'i (Analisis Kritis terhadap Qaul Qadim dan Qaul Jadid). MOMENTUM: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 10(1 May), 1-28.
Wahid, Abd. Hamid, Pernikahan Dini : Tinjauan Sosial Keagamaan http://hamidwahid.blogspot.com/2007/09/pernikahan-dini-tinjauan-sosial.htmlhttp://hakamabbas.blogspot.com/2014/02/batas-umur-perkawinan-menurut- hukum.html., diakses pada tanggal 3 Oktober 2022
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Achmad Al-Muhajir, Amrotus Soviah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



